SEJARAH KELAM INDONESIA (G30S PKI) Oleh : Isni Yun Lasi, S.Pd

PKI merupakan partai komunis yang juga merupakan salah satu patrai tertua dan terbesar di Indonesia. Terbentuknya PKI tidak dapat terlepas dari Indische Sociaal Democratische Vereeniging (ISDV) yakni partai kecil berhaluan kiri yang didirikan oleh tokoh sosialis Belanda, Hendricus Josephus Fransiscus Marie Sneevliet atau dikenal dengan Henk Sneevliet.

Apa itu G30S PKI? Tentunya sudah tidak asing, namun apakah sebenarnya kejadian tersebut? Gerakan 30 September sampai awal bulan Oktober tahun 1965 atau disebut G30S merupakan gerakan pemberontakan oleh PKI yang sasaranya ialah perwita tinggi TNI AD Indonesia. Terhitung ada 6 perwita tinggi yang menjadi korban dalam pemberontakan ini, yang mana tiga orang dibunuh langsung dan tiga lainnya dibawa ke lubang buaya.

Tujuan dari G30S PKI ialah menggulingkan pemerintahan era Soekarno dan mengganti negara kita menjadi negara komunis. PKI memiliki tiga juta anggota yang membuatnya menjadi partai komunis terbesar nomor tiga didunia setelah RRC dan Uni Soviet. Dikutip dalam buku sejarah kelas IX oleh Prawoto, setidaknya ada beberapa tujuan dari pemberontakan G30S PKI, yaitu:

1. Menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menjadikannya sebagai negara komunis.

2. Menyingkirkan TNI AD dan merebut kekuasaan pemerintah.

3. Mewujudkan cita-cita PKI, yakni menjadikan ideologi komunis dalam membentuk sistem pemerintahan yang digunakan sebagai alat untuk mewujudkan masyarakat komunis.

4. Mengganti ideologi pancasila sebagai ideologi komunis.

5. Kudeta yang dilakukan kepada Presiden Soekarno tak lepas dari rangkaian kegiatan komunisme Internasional.

Dampak dari pemberontakan ini tidak main-main dan menjadi sebuah sejarah kelam bagi Indonesia, beberapa dampaknya ialah:

1. Hancurnya kekuatan politik Indonesia akibat kegagalan kudeta dalam G30S PKI

2. Wibawa presiden yang berkurang setelah peristiwa G30S PKI

3. Bersatunya TNI dan kaum agama untuk membalas pemberontakan G30S PKI

4. Pembantaian orang-orang yang berhubungan dengan PKI atau dianggap pendukung PKI secara besar-besaran. Hingga dunia internasional mengenal kejadian ini sebagai anti-communist purge

5. Pasca pembantaian orang PKI dan yang dianggap PKI, TNI AD memiliki kekuatan baru

6. Kondisi politik Indonesia menjadi tidak setabil

7. Timbul demonstrasin besar-besaran yang dilakukan oleh rakyat, mahasiswa, KAMI, KAPPI yang melahitkan Tritura (Tiga Tuntutan Rakyat).

8. Reshuffle kabinet guna memberishkan kabinet dari para menteri atau pejabat yang mendukung pemberontakan G30S PKI

9. Gugurnya seorang mahasiswa yang bernama Arif Rahman Hakim pada Februari 1996 saat melakukan demonstrasi terkait pemberontakan PKI

10. Presiden Soekarno membubarkan organisasi KAMI yang dianggap sebagai provokator yang para mahasiswa melakukan demonstrasi.

11. Presiden Soekarno mengeluarkan Surat Perintah Sebelas Maret atau Supersemar.

G30S PKI telah terlewati dan menjadi sejarah yang tidak dapat dilupakan Indonesia khususnya orang-orang yang menjadi saksi peristiwa tersebut maupun orang yang hidup di era itu. Kita sebagai orang yang hanya tahu dari cerita sejarah dapat mengambil hikmah dari peristiwa yang terjadi, agar tidak ada lagi kejadian serupa di masa mendatang. Mari megisi kemerdekaan yang kita nikmati dengan menjadi manusia yang lebih baik, manusia yang bertaqwa serta berintegeritas.

Salam Literasi!

 

 

 

 

PALANG MERAH INDONESIA (Kemanusiaan dan Kesukarelawanan) oleh Yunanto, S.Or.

Dalam berbagai kegiatan PMI komitmen terhadap kemanusiaan seperti Strategi 2010 berisi tentang memperbaiki hajat hidup masyarakat rentan melalui promosi prinsip nilai kemanusiaan, penanggulangan bencana, kesiapsiagaan penanggulangan bencana, kesehatan dan perawatan di masyarakat, Deklarasi Hanoi (United for Action) berisi penanganan program pada isu-isu penanggulangan bencana, penanggulangan wabah penyakit, remaja dan manula, kemitraan dengan pemerintah, organisasi dan manajemen kapasitas sumber daya serta humas dan promosi, maupun Plan of Action merupakan keputusan dari Konferensi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah ke-27 di Jenewa Swiss tahun 1999. Sebagai mahkluk sosial, manusia harus peduli dengan sesama, seperti yang terjadi sekarang ini, bahwa kebutuhan akan donor darah sangatlah tinggi, itulah yang harus menjadikan masyarakat yang memiliki tubuh sehat untuk peduli menjadi pendonor sukarela. Karena dengan adanya masyarakat yang sukarela mendonorkan darahnya itu bisa meningkatkan stok persediaan darah pada PMI dan tentunya menyelamatkan banyak nyawa manusia .

Palang Merah Indonesia (PMI) adalah organisasi kemanusiaan yang bergerak dibidang kesehatan, tanggap bencana dan pelayanan masyarakat, tugas penting yang harus dilakukan adalah mengurus penyediaan darah (Andriyanto, 2021). Organisasi Palang Merah Indonesia (PMI) merupakan organisasi nonprofit atau semi publik yang memiliki peran aktif dan strategik dalam bidang sosial kemanusiaan (Sophian). Organisasi Palang Merah Indonesia memiliki struktur Kepengurusan dari mulai tingkat pusat kemudian tingkat provinsi dan tingkat kabupaten diseluruh indonesia. Hal ini bertujuan untuk lebih menunjang penyelenggaraan tugas dan fungsi PMI bagi masyarakat dalam bidang sosial, kesehatan dan kemanusiaan.

Fokus Kerja Utama PMI terletak dibagian Unit Donor Darah (UDD). Unit Donor Darah (UDD) adalah salah satu Bidang didalam Organisasi PMI yang memiliki tugas dan fungsi dalam hal penyelengaraan pelayanan Kesehatan dibidang donor darah. Penyelenggaraan Pelayanan donor darah dibagi kedalam beberapa fokus kegiatan yaitu :

1. Pendataan Pendonor Darah

2. Pendataan Penerimaan Darah

3. Pendataan Permintaan Darah

4. Pendataan Stok/Ketersediaan dan Jenis Darah

Dari lima Fokus Kerja Penyelenggaraan pelayanan donor darah tersebut selanjtnya diproses menjadi sekumpulan Data Utama Unit Donor Darah (UDD) yang kemudian ditampilkan sebagai sebuah laporan. Laporan Unit Donor Darah (UDD) terdiri dari : Laporan Penerimaan Donor Darah, Laporan Permintaan Donor Darah dan Laporan Persediaan Darah.

Andriyanto, A. (2021). Strategi Komunikasi Palang Merah Indonesia (PMI) Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Dalam Melakukan Donor Darah Di Kabupaten Indragiri Hilir. Skripsi.

Sophian, S. (n.d.). Sistem Informasi Palang Merah Idonesia (PMI) Dengan Menggunakan Visual Basic.Net. Jurnal Edik Informatika.

 

 

MAKNA SLOGAN 17 AGUSTUS 2022 DAN CARA MERAYAKANNYA Penulis Esti Catur K.S., S.Pd

Indonesia akan memperingati hari kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 2022 mendatang. Slogan 17 Agustus 2022 sangat penting untuk diketahui karena menjadi landasan dalam melaksanakan beragam acara perayaan kemerdekaan di berbagai wilayah. Masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, Indonesia merayakan hari kemerdekaan di tengah situasi pandemi covid-19. Hanya saja, kondisi di masa kini sudah jauh lebih kondusif dan aktivitas bisa dijalankan lebih longgar. Meskipun demikian, masyarakat masih tetap dianjurkan untuk menerapkan protokol kesehatan di berbagai tempat dan momen.
Slogan HUT ke-77 Republik Ibdonesia adalah “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”. Slogan ini bukan hanya sekadar rangkaian kata semata, melainkan mengandung makna, doa, dan harapan yang besar bagi bangsa Indonesia.
Makna tema ini merefleksikan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi pemersatu bangsa di tengah segala perbedaan dan tantangan bangsa Indonesia.
Berbagai aspek kehidupan seperti ekonomi, sosial, budaya, agama, dan sebagainya sempat mengalami hambatan karena adanya pandemi Covid-19. Namun, kondisi yang demikian berangsur pulih seiring dengan bersatunya masyarakat Indonesia dalam melawan pandemi tersebut.
Ada beragam upaya yang bisa dilakukan untuk memeriahkan HUT Ke-77 Republik Indonesia. Beberapa cara merayakan kemerdekaan Indonesia yaitu sebagai berikut.
1. Memasang Bendera Merah Putih di Depan Rumah
Mengutip buku Meraba Indonesia, Ekspedisi Gila Keliling Nusantara oleh Ahmad Yunus (2011), sudah menjadi tradisi bagi bangsa Indonesia untuk memasang bendera merah putih di depan rumah selama bulan Agustus. Hal ini dilakukan dalam rangka memeriahkan HUT RI agar lebih sakral dan penuh sukacita.
2. Mengikuti Upaca Bendera
Upacara bendera dilakukan pada tanggal 17 Agustus setiap tahunnya. Kamu bisa mengikuti upacara bendera yang diadakan di tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, kota, atau bahkan provinsi.
3. Mengikuti Lomba-lomba
Tahun ini menjadi awal yang penuh suka cita dalam merayakan HUT RI. Pasalnya, berbagai daerah di Indonesia mulai mengadakan berbagai acara lomba untuk memeriahkan kemerdekaan. Kamu bisa berpartisipasi di berbagai lomba yang diadakan di tingkat desa hingga nasional yang berkaitan dengan hari kemerdekaan.
4. Mengunggah Twibbon di Media Sosial
Belum lengkap rasanya jika hari kemerdekaan tidak diperingati dengan mengunggah twibbon di media sosial. Ada banyak twibbon yang bisa ditemukan dengan mudah di internet, sehingga kamu tidak perlu kesulitan untuk mencarinya.
Dengan kondisi yang cepat pulih, maka peluang bangsa Indonesia untuk bangkit dari keterpurukan lebih besar. Indonesia berkesempatan mengejar ketertinggalan di segala aspek di tengah situasi yang mulai menemukan titik terang ini. Oleh karena itu, momen HUT ke-77 Republik Indonesia sebaiknya diperingati dengan penuh antusias dan nasionalisme yang mendalam.

Setelah membaca artikel di atas, silakan menjawab pertanyaan berikut! Kemudian mintalah penilaian kepada Bapak atau Ibu Guru!
1. Tulislah poin-poin penting yang tertuang pada artiket di atas!
2. Tulislah pesan yang disampaikan penulis dalam artikel di atas!

HARI REMAJA INTERNASIONAL Oleh : Dewi Ayu T., S.Pd.

Hari remaja internasional diperingati setiap tanggal 12 Agustus, adanya International Youth Day atau hari remaja internasional berawal dari usulan Conference of Ministers Responsible for Youth kepada Majelis Umum PBB pada 8 Agustus 1998. PBB mengesahkan peringatan International Youth Day pada 12 Agustus 1999. Dalam Resolusi Dewan Keamanan 2250 tentang Pemuda, Perdamaian, dan Keamanan, disebutkan adanya kebutuhan untuk melibatkan para pembangun perdamaian muda dalam mempromosikan perdamaian dan melawan ekstremisme, dan dengan jelas memposisikan pemuda sebagai mitra penting dalam menemukan solusi berbagai permasalahan para kaum muda saat ini.
Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan setiap peringatan hari remaja internasional berkaitan dengan sosial, ekonomi, politik, kesehatan, budaya, dan permasalahan yang sedang terjadi. Tema kegiatan untuk peringatan hari remaja pada tahun 2022 yaitu Solidaritas Antargenerasi dengan maksud menciptakan dunia untuk segala usia. Masyarakat didunia perlu berkolaborasi untuk mendorong hubungan antargenerasi yang sukses dan memastikan tidak ada yang tertinggal. Di samping itu, adanya solidaritas antargenerasi ini juga diperlukan untuk menangani isu-isu global secara bersama-sama.
Sebagai remaja kita harus lebih perhatian terhadap fenomena dan masalah yang terjadi disekitar serta berperan aktif dalam lingkungan masyarakat. Remaja memiliki fungsi sebagai agent of change, moral force, dan control social. Penting bagi remaja menjadi agen perubahan (agent of change) sebagai pemicu perubahan-perubahan yang perlu dilakukan, perubahan yang terjadi tentunya perubahan yang positif dan untuk kemajuan bersama.

Sejarah Pembentukan dan Tantangan yang Dihadapi ASEAN

Tahukah kamu? Pada bulan ini ASEAN akan berulang tahun ke 53! Organisasi kerjasama regional di kawasan Asia Tenggara yang bernama ASEAN (Association of South East Asian Nation) berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967. Siapa saja pelopor yang mengawali berdiri ASEAN atau sering disebut sebagai bapak pendiri ASEAN? Terdapat 5 orang yang berjasa atas dibentuknya organisasi ini, yaitu Adam Malik (Menlu Indonesia), Tun Abdul Razak (wakil Perdana Menteri Malaysia), Thanat Khoman (Menlu Thailand), Narsisco Ramos (Menlu Thailand), dan Sinnathamby Rajaratnam (Menlu Singapura). Saat ini ASEAN telah memiliki 10 anggota dengan tambahan Brunai Darussalam, Vietnam, Laos, Kamboja, dan Myanmar.

Pada awalnya ASEAN bertujuan untuk meningkatkan kerjasama ekonomi, politik-keamanan, dan sosial-budaya. Selain itu juga bertujuan untuk menyeimbangkan konflik politik yang merupakan konsekuensi dari negara-negara bekas jajahan. Selama perang dingin, anggota awal ASEAN tidak menginginkan adanya pengaruh komunis pada organisasi kerjasama ini. Jatuhnya Uni-Soviet, pembentukan World Trade Organization (WTO), dan krisis finansial di Asia, mendorong negara-negara di Asia Tenggara untuk meningkatkan kerjasama dan beradaptasi dengan situasi baru tersebut. Saat ini kerjasama ASEAN semakin besar dan kuat bukan hanya di wilayah Asia Tenggara saja tetapi juga dengan banyak negara di dunia.

Dewasa ini, ASEAN didasarkan pada tiga pilar; politik dan kemanan untuk menjaga perdamaian; masyarakat ekonomi dengan pasar domestik yang kuat; dan sosial-budaya atas identitas yang sama. Dalam perjalanan ASEAN pada masa sekarang, ASEAN menghadapi banyak tantangan terutama pada bidang sosial dan lingkungan hidup. Negara seperti Vietnam dan Filipina, sangat rentan terhadap dampak dari perubahan iklim. Banyak dari negara ASEAN yang menggunakan batu bara sebagai sumber daya energi utama, dan ini sangat merusak kondisi bumi kita. Oleh karena itu ASEAN bekerja sama untuk menciptakan energi terbarukan seperti tenaga surya, tenaga angin, dan biomass. Selain itu, permasalah kebakaran hutan di Indonesia yang menyebabkan negara tetangga mendapatkan asap dari kebakaran tersebut. ASEAN perlu menjadikan permasalahan ekologis ini menjadi permasalahan yang perlu diperhitungkan, bukan hanya dalam bentuk kebijakan atau perjanjian yaitu dengan menjadikan keadilan lingkungan hidup sebagai pilar keempat, namun juga dalam wujud tindakan nyata dengan pembentukan organisasi masyarakat dengan cakupan luas yang berfokus pada perbaikan lingkungan hidup.

 

Semangat Patriotisme Dulu, Kini, dan Nanti

Patriotisme berasal dari dua kata yaitu patria yang artinya tanah air, dan isme yang berarti jiwa. Sehingga patriotisme dapat dimaknai sebagai jiwa yang mencintai tanah air. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, patriotisme adalah sikap individu yang bersedia mengorbankan segalanya untuk kemakmuran dan kejayaan tanah airnya. Secara sederhana patriotisme dapat dipahami sebagai rasa cinta terhadap tanah air yang diwujudkan dengan cara membela serta rela berkorban bagi Bangsa dan Negara. Membahas mengenai semangat patriotisme, pasti seringkali kita langsung berpikir dan menengok ke arah masa lalu, dimana Pahlawan Bangsa Indonesia berjuang dengan bertaruh nyawa melawan penjajah dan berusaha merebut kemerdekaan Indonesia. Perjuangan para pahlawan tersebut saat ini dapat kita rasakan hasilnya, yaitu kita dapat hidup secara berdampingan dengan penuh rasa tenang dan damai.

Patriotisme yang sejati akan melihat bangsanya dari sudut pandang sejarah, yaitu masa lampau, masa kini, dan masa depan (Mangunhardjana:1985). Menurut pendapat tokoh tersebut patriotisme yang sejati bermodalkan nilai-nilai budaya dan rohani bangsa, berjuang masa kini, dan menuju cita-cita yang sudah ditetapkan. Sebagai warga negara yang cinta terhadap negaranya, sudah seharusnya kita memiliki semangat patriotisme. Hal tersebut sangat diperlukan untuk pembangunan negara. Pembangunan yang dimaksud bukan sekadar berbentuk fisik tetapi juga pembangunan terhadap sumber daya manusianya. Dengan menjiwai semangat patriotisme maka kita akan berusaha mendukung pembangunan yang dilaksanakan. Selain itu kita juga akan berusaha untuk rela mengorbankan waktu, materi, bahkan raga apabila memang diperlukan.

Pada era milenial seperti sekarang ini, globalisasi dan digitalisasi mampu membentuk kaum milenial untuk mengadaptasi banyak hal melalui berbagai macam teknologi. Kaum milenial inilah yang dijadikan sebagai salah satu pemegang estafet kenegaraan Bangsa Indonesia. Oleh karena itu, sejak dini mungkin nilai patriotisme harus ditanamkan kepada kaum milenial. Penanaman nilai patriotisme dapat diwujudkan dengan cinta terhadap budaya, tradisi, dan Bahasa Indonesia. Melalui berbagai teknologi digital, milenial dapat ikut serta menjaga serta melestarikan cinta budaya, tradisi, dan Bahasa Indonesia. Selain itu di masa sekarang ini, kita juga wajib untuk menjiwai semangat patriotisme yang pada nantinya juga akan berpengaruh terhadap semangat patriotisme di masa depan. Hal itu dapat dilakukan melalui beberapa cara diantaranya adalah dengan belajar, menggunakan produk dalam negeri, mengikuti upacara bendera, menyanyikan lagu nasional, menghargai pendapat orang lain, bersikap kritis, analitis, dan tidak mudah terbawa arus. Kita sebagai Warga Negara Indonesia yang mencintai negaranya, sudah seyogyanya menumbuhkan jiwa dan semangat patriotisme kita dengan menengok perjuangan para pahlawan di masa lalu, kemudian melakukannya di masa sekarang sehingga semangat patriotisme akan kita tanamkan dalam jiwa kita sampai masa depan. Dengan membuat diri kita menjadi lebih baik kita juga akan menjadi individu yang lebih berguna bagi bangsa dan negara kita. Apabila hal tersebut dilakukan oleh sebagian besar pemuda Indonesia bukan tidak mungkin kedepannya Indonesia akan dipenuhi oleh pemuda yang mempunyai karakter dan jiwa patriotisme yang kuat dalam berbangsa.

Sumber :

KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia)

Edu motion book

https://www.kompasiana.com/skolastikadevi/5a085285fcf68151a7298df2/patriotisme-masa-kini

Nilai Patriotisme Perlu Ditanamkan ke Milenial Agar Tetap Cinta Indonesia

 

MENGEMBANGKAN HOBI MENJADI PRESTASI

Nanda Aulia dan hasil desain batik dalam perlombaan FLS2n 2022

 

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional atau biasa disebut FLS2N, adalah salah satu ajang perlombaan yang bisa diikuti oleh siswa tingkat SMP sederajat. Pada hari Senin, tanggal 20 Juli 2022 kemarin FLS2N kembali di gelar. Dalam kegiatan perlombaan ini, terdapat berbagai cabang lomba diantaranya yaitu lomba desain poster, lomba tari dan juga desain batik. Di kesempatan ini SMP Muhammadiyah ikut berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan perlombaan yang diadakan di Kabupaten Magelang tersebut. Dari SMP Muhammadiyah Mungkid mendelegasikan dua siswi untuk mengikuti cabang perlombaan desain poster juga desain batik. Siswa tersebut adalah Allya Rizkika di cabang lomba poster dan Nanda Aulia di cabang lomba Desain Batik.

Alhamdulillah pada kesempatan kali ini  SMP Muhammadiyah Mungkid berhasil masuk juara sepuluh besar pada cabang lomba desain batik. Beberapa waktu kami telah mewawancari ananda Nanda Aulia yang berhasil menempati juara Sembilan dari empat puluh tujuh peserta yang ikut serta dalam kegiatan desain batik. Mari kita simak kisah dibalik keberhasilan Nanda Aulia, siswa SMP Muhammadiyah Mungkid yang biasa disapa Nanda tersebut.

“Aku suka menggambar dari SD, dulu pernah ikut les gambar. Alhamdulillah di SMP Muhammadiyah Mungkid ada ekstrakurikuler membatik, jadi bisa terus mengembangkan hobi dan potensi.” Ujar gadis kelas delapan tersebut.

Berawal dari hobi yang ditekuni, serta usaha yang maksimal kini membuahkan hasil menjadi sebuah prestasi. Awal mula mengikuti lomba, Nanda dibantu oleh Kak Rivaldo sang pengajar ekstrakurikuler membatik, menentukan tema yang akan diambil karena dari pihak FLS2N belum memberikan informasi terkait hal tersebut. Mereka mencari tema untuk menentukan apa yang akan digambar. Diawali dari menganalisis relief Candi Borobudur tentang Manuk Jathayu, juga relief-relief yang lain. Hingga akhirnya beberapa hari sebelum lomba, diumumkanlah tema lomba tersebut. Mau tidak mau mereka harus merombak ulang konsep yang sudah mereka persiapkan.

Saat hari-H Nanda sudah siap untuk mengikuti perlombaan, dengan diantar oleh dua guru dari SMP Muhammadiyah Mungkid. Namun karena gadis tersebut lupa membawa meja gambar muncullah rasa nerveous pada dirinya. Hingga saat sudah dimulainya perlombaan, datanglah kak Rivaldo membawakan keperluan yang tertinggal. Saat mulai mengkonsep dan menggambar di atas kertas, Nanda diserang rasa panik karena ia sempat lupa dengan konsep warna yang ia persiapkan namun bisa ia atasi. Dengan durasi waktu tiga setengah jam dari target empat jam yang disiapkan ia berhasil menyelesaikan desain batiknya dengan sempurna. Nanda optimis bisa meraih juara dua, namun karena persaingan yang sangat luar biasa dia hanya bisa masuk sepuluh besar.

“Pesan aku buat teman-teman tetaplah optimis dan percaya diri, jangan takut mencoba karena sebenarnya jika kita bersungguh-sungguh kita itu bisa berprestasi.” Ujar Nanda dalam wawancara kemarin.

Dari kisah Nanda Aulia kita bisa mengambil hal positifnya berupa man jadda wa jada barang siapa bersungguh-sungguh maka dia akan berhasil, Sukses terus untuk Nanda Aulia, teruslah berprestasi dan tetap rendah hati.

Anak Terlindungi Indonesia Maju Oleh: Dwi Lestari, S.Pd.

Hari Anak Nasional yang penting bagi anak-anak seperti kita ini diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemenpppa RI). Penetapan Hari Anak Nasional tanggal 23 Juli didasari oleh Keputusan Presiden Nomor 44 Tahun 1984 tentang Hari Anak Nasional. Saat itu, Presiden Soeharto menggagas Hari Anak Nasional untuk ditetapkan sebagai salah satu hari penting.sebab, anak-anak adalah penentu kemajuan bangsa di masa mendatang yang sangat penting.

Hari Anak Nasional diperingati setiap tanggal 23 Juli. Anak-anak yang menjadi sasaran peringatan Hari Anak Nasional adalah anak-anak usia 0 hingga 18 tahun Usia di bawah 18 tahun dinyatakan sebagai anak-anak atau di bawah umur yang memiliki perlindungan di mata hukum negara. Setiap tahun, pemerintah Indonesia menyiapkan tema tersendiri untuk peringatan Hari Anak Nasional. Khusus untuk tahun 2020, 2021, dan 2022 tema Hari Anak Nasional adalah sama, yakni Anak Terlindungi, Indonesia Maju. Tema ini sudah dipakai sejak tahun 2020. Alasannya adalah, sejak tahun 2020, Indonesia juga terkena imbas pandemi COVID-19 yang menyerang berbagai kalangan, termasuk anak-anak. Tema Anak Terlindungi, Indonesia Maju diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat akan kesehatan anak-anak. Karena anak-anak adalah harapan masa depan bangsa, menjaga kesehatan anak-anak juga berperan penting pada masa depan Indonesia. Adapun tujuan hari anak adalah sebagai berikut:

1. Menjaga kesehatan fisik dan psikis anak-anak setelah pandemi COVID-19.

2. Mendorong segala lapisan masyarakat untuk turut aktif membantu tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

3. Mendorong terwujudnya Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030. IDOLA adalah program pemerintah yang membantu anak-anak mendapatkan hak-haknya, meliputi pendidikan, perlindungan, hingga pangan.

4. Menghilangkan kekerasan terhadap anak-anak.

5. Menurunkan angka pekerja anak. Pekerja anak adalah anak-anak yang terpaksa bekerja seperti orang dewasa, padahal kewajiban anak adalah belajar.

Pandemi bukan menjadi penghalang untuk terpenuhinya hak anak. Oleh karena itu, sudah semestinya tetap melakukan yang terbaik sebagai upaya memenuhi hak-hak anak. Seluruh upaya tersebut diharapkan mampu memberi perlindungan dan mewujudkan kegembiraan bagi anak di tengah keluarga kendati pandemi masih melanda negeri ini, serta mampu menyediakan generasi emas penerus bangsa. Anak Indonesia harus sehat, cerdas, dan terlindungi. Selamat Hari Anak Nasional!

Diakses dari

https://bobo.grid.id/read/083377025/tema-hari-anak-nasional-2022-adalah-anak-terlindungi-indonesia-maju-apa-maknanya?page=all

 

 

 

 

 

CLOUD COMPUTING

Cloud Computing: Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsinya

Oleh: Muhammad Rhomadoni Ravsanjani, S.Kom.

Dewasa ini kita sering mendengar tentang cloud computing, bahkan kita juga sering menggunakan google drive maupun aplikasi cloud lainnya. Apakah kamu sudah tahu apa itu cloud computing baik pengertian, cara kerja maupun fungsi dari cloud computing? Mari kita simak artikel ini!

 

1. Pengertian Cloud Computing

Dinamakan cloud computing karena informasi yang diakses secara remote di “awan” atau ruangan virtual. Perusahaan-perusahaan yang menyediakan layanan cloud, memungkinkan para penggunanya menyimpan file dan aplikasi dari server jarak jauh. Mereka juga bisa mengaksesnya asalkan ada sambungan internet. Ini berarti, seorang pengguna tidak perlu berada di tempat tertentu untuk mendapatkan akses file-nya.

Cloud computing bisa bersifat public atau privatePublic cloud menyediakan layanannya secara publik di internet. Sementara di lain sisi, private cloud hanya menyediakan layanannya ke orang-orang tertentu. Juga ada opsi hybrid, yang mengombinasikan baik public cloud maupun private cloud.

2. Cara Kerja Cloud Computing

Ibarat CPU pada komputer server yang memiliki komponen-komponen seperti harddisk, RAM, dan prosesor. Layanan cloud computing sudah menyediakan semua komponen tersebut, sehingga Anda tidak perlu membelinya satu per satu untuk menggunakan kemampuan komputasi secara online.

Nantinya, penyedia layanan cloud computing akan membagi sumber daya tersebut sesuai dengan paket yang dipilih oleh penggunanya. Biasanya pembagian tersebut tidak dilakukan secara fisik tapi melalui virtualisasi.

Setiap varian cloud computing memiliki dua faktor yang sama secara umum, yakni data center yang berada di luar dan harus memiliki internet untuk mengaksesnya. Sumber daya server dalam data center ini dikumpulkan untuk membuat platform yang sangat besar agar siap menampung layanan virtual.

Sumber daya yang dikumpulkan ini diatur agar bisa fleksibel, sehingga para penggunanya bisa mengakses lebih banyak ruang penyimpanan jika diperlukan. Demikian pula dengan sumber daya yang sedang tidak digunakan, ini akan dilepas kembali ke cloud jika memang sudah tidak lagi dibutuhkan.

3. Fungsi Cloud Computing

“Dimanapun, kapanpun, siapapun, dan berapapun.” Seperti halnya slogan tersebut, menyimpan file maupun data menggunakan cloud computing memudahkan kita dalam mengakses sebuah data baik memasukkan data atau mengambil data. Kita mampu mengakses data dimanapun tempat kita sedang berada melalui jaringan internet tanpa terbatas dengan waktu (kapanpun). Data didalam cloud juga dapat diakses oleh siapapun yang diberikan akses oleh pemilik utama dari sebuah data cloud, jadi data tidak hanya untuk 1 akses akan tetapi siapapun bisa mengakses data layaknya sharing data. Tidak hanya itu, sebuah penyimpanan cloud memiliki kapasitas penyimpanan yang amat besar. Oleh karenanya kita tidak perlu membeli sebuah perangkat keras penyimpanan dengan harga mahal.

PENGERTIAN, FILOSOFI DAN FUNGSI PENDIDIKAN Oleh : Ibnu Mundir, S.Pd.

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak.[1] Etimologi kata pendidikan itu sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan. Pendidikan umumnya dibagi menjadi tahap seperti prasekolah, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan kemudian perguruan tinggi, universitas atau magang.
Sebuah hak atas pendidikan telah diakui oleh beberapa pemerintah. Pada tingkat global, Pasal 13 Kovenan Internasional tentang Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya mengakui hak setiap orang atas pendidikan.[2] Meskipun pendidikan adalah wajib di sebagian besar tempat sampai usia tertentu, bentuk pendidikan dengan hadir di sekolah sering tidak dilakukan, dan sebagian kecil orang tua memilih untuk pendidikan home-schooling, e-learning atau yang serupa untuk anak-anak mereka.
Filosofi pendidikan dan Fungsi pendidikan
Filosofi pendidikan
Pendidikan biasanya berawal saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup. Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran.
Bagi sebagian orang, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti dari pada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, “Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya.
Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam, sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka, walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi.
Fungsi pendidikan
Menurut Horton dan Hunt, lembaga pendidikan berfungsi berikut:
• Mempersiapkan anggota masyarakat untuk mencari nafkah.
• Mengembangkan bakat perseorangan demi kepuasan pribadi dan bagi kepentingan masyarakat.
• Melestarikan kebudayaan.
• Menanamkan keterampilan yang perlu bagi partisipasi dalam demokrasi.
Fungsi lain dari lembaga pendidikan adalah sebagai berikut.
• Mengurangi pengendalian orang tua. Melalui pendidikan, sekolah orang tua melimpahkan tugas dan wewenangnya dalam mendidik anak kepada sekolah.
• Menyediakan sarana untuk pembangkangan. Sekolah memiliki potensi untuk menanamkan nilai pembangkangan di masyarakat. Hal ini tercermin dengan adanya perbedaan pandangan antara sekolah dan masyarakat tentang sesuatu hal, misalnya pendidikan seks dan sikap terbuka.
• Mempertahankan sistem kelas sosial. Pendidikan sekolah diharapkan dapat mensosialisasikan kepada para anak didiknya untuk menerima perbedaan prestise, privilese, dan status yang ada dalam masyarakat. Sekolah juga diharapkan menjadi saluran mobilitas siswa ke status sosial yang lebih tinggi atau paling tidak sesuai dengan status orang tuanya.
• Memperpanjang masa remaja. Pendidikan sekolah dapat pula memperlambat masa dewasa seseorang karena siswa masih tergantung secara ekonomi pada orang tuanya.
Menurut David Popenoe, ada empat macam fungsi pendidikan yakni sebagai berikut:
• Transmisi (pemindahan) kebudayaan.
• Memilih dan mengajarkan peranan sosial.
• Menjamin integrasi sosial.
• Sekolah mengajarkan corak kepribadian.
• Sumber inovasi sosial.
Pertanyaan
1.Apa yang dimaksud dengan Privilese !
2.Sebutkan 4 fungsi lembaga pendidkan menurut Horton dan Hunt !