Melestarikan Lingkungan Hidup dengan Enam Langkah Penulis : Ririt Rachma M, S.Pd

Seperti yang kalian ketahui manusia hidup dalam sebuah kesatuan ruang yang terdiri beberapa komponen. Ruang tersebut disebut sebagai lingkungan hidup. Menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 yang membahas tentang Pengelolaan dan Perlindungan Lingkungan Hidup, lingkungan hidup didefinisikan sebagai kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makluk hidup termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya. Ini berarti semua hal memengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. Perlu diketahui bahwa lingkungan hidup terdiri dari tiga komponen yaitu lingkungan alam, lingkungan buatan, dan lingkungan sosial. Ketiga komponen tersebut berperan penting dalam hal pemenuhan kebutuhan manusia.

Sayangnya, kebutuhan manusia yang tidak ada habisnya seringkali membuat manusia bertindak berlebihan dan timbul keserakan pada beberapa pihak. Seperti contohnya, mengeksploitasi lingkungan sebesar-besarnya demi memenuhi kebutuhan hidup.

Dampak yang ditimbulkan akibat eksploitasi besar-besaran adalah kerusakan lingkungan hidup. Kerusakan lingkungan hidup justru bakal menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan manusia. Kerusakan lingkungan hidup dapat menimbulkan bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Agar bencana alam tersebut tidak terjadi, maka manusia harus berhenti mengeksploitasi lingkungan dan mulai melakukan pelestarian lingkungan hidup.

Definisi pelestarian lingkungan hidup Dilansir dalam buku Dasar-Dasar Ilmu Lingkungan (2014) karya Arif Zulkifli, pelestarian lingkungan hidup adalah rangkaian usaha untuk memelihara kelangsungan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup. Daya dukung lingkungan berhubungan dengan kemampuan lingkungan untuk mendukung perikehidupan manusia dan makhluk hidup yang lain. Sedangkan daya tampung lingkungan, berhubungan dengan kemampuan lingkungan untuk menyerap zat, energi, dan komponen lain yang masuk ke dalam lingkungan.

  Melakukan pelestarian lingkungan hidup bukan berarti manusia tidak boleh memanfaatkan lingkungan. Pelestarian lingkungan hidup berarti memanfaatkaan lingkungan secara bijak agar keseimbangan lingkungan tetap terjaga. Tujuan pelestarian lingkungan hidup Pelestarian lingkungan hidup memiliki beberapa tujuan, antara lain:

  Mengendalikan pemanfaatan sumber daya alam secara arif dan bijaksana.

  Mewujudkan manusia sebagai pembina dan mitra lingkungan hidup.

  Melaksanakan pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan demi kepentingan generasi sekarang dan generasi mendatang.

  Mewujudkan kelestarian antara hubungan manusia dengan lingkungan hidup.

Dalam melaksanakan pelestarian lingkungan, Konferensi Stockholm menetapkan tanggal 5 Juni sebagai Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia. Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Direktorat Sekolah Menengah Pertama ingin berbagi informasi mengenai enam langkah melestarikan lingkungan yang bisa dilakukan oleh Sobat SMP sebagai pelajar. Apa sajakah itu?

1. Tidak Membuang Sampah Sembarangan

Sampah masih menjadi permasalahan besar yang dihadapi oleh Indonesia. Terlebih masih banyak masyarakat Indonesia yang belum membuang sampah secara tertib di tempatnya. Sobat SMP mungkin pernah melihat masyarakat yang tinggal di bantaran sungai membuang sampah sembarangan ke aliran sungai. Hal ini kemudian mengakibatkan air sungai menjadi tercemar, aliran sungai pun menjadi terhambat dan berpotensi mengakibatkan banjir di wilayah tersebut. Selain itu, lingkungan juga menjadi tidak sehat karena banyak sampah yang mengapung di pinggir sungai.

2. Tidak Membakar Sampah

Pernahkah Sobat SMP mendapati tetangga sekitar rumah yang membakar sampah? Padahal sebenarnya aktivitas membakar sampah sangat tidak disarankan, loh. Membakar sampah dapat melepaskan gas-gas yang menyebabkan kerusakan ozon. Sedangkan ozon berfungsi mengatur jumlah atau porsi sinar ultraviolet yang masuk ke permukaan Bumi, melindungi Bumi agar sinar ultraviolet tersebut tidak langsung mengenai permukaan Bumi, menyerap sinar ultraviolet, menjaga suhu di Bumi agar tetap stabil, melindungi permukaan Bumi dari benda- benda langit yang jatuh.

3. Menghemat Energi

Salah satu langkah yang dapat dilakukan oleh Sobat SMP di kehidupan sehari-hari adalah dengan melakukan penghematan energi. Bagaimana melakukannya? Sobat SMP dapat mematikan lampu di siang hari atau sedang tidak dipakai. Penghematan energi juga bisa dilakukan dengan menghemat BBM dengan meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor. Bila hendak pergi ke tempat yang relatif dekat, gunakan sepeda atau berjalan kaki agar emisi dari kendaraan tidak mencemari udara.

4. Menggunakan Produk Daur Ulang

Menggunakan produk daur ulang dapat menjadi langkah yang membantu mengurangi sampah. Sobat SMP dapat mencoba membuat produk daur ulang dari sampah rumah tangga misalnya memanfaatkan kardus bekas menjadi wadah tempat penyimpanan. Saat ini Sobat SMP dengan cukup mudah bisa membeli produk-produk hasil daur ulang di pasaran.

5. Menanam Pohon

Semakin sedikitnya lahan hijau di Indonesia juga menjadi permasalahan yang tidak dapat diabaikan. Sebagai pelajar, Sobat SMP juga harus mengambil tindakan nyata untuk melestarikan lingkungan dengan cara menanam pohon di sekitar rumah. Area pekarangan rumah yang ditanami pohon berfungsi sebagai area resapan air. Bila curah hujan tinggi, area resapan air inilah yang bisa mencegah terjadinya banjir.

6. Mengurangi Sampah

Jumlah sampah yang dihasilkan setiap tahun di Indonesia masih sangat tinggi. Berdasarkan data Direktorat Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada tahun 2021 terdapat 23,040,652.28 ton timbulan sampah yang berasal dari sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga dimana 28,29% dari total timbulan sampah yang ada merupakan jenis sampah sisa makanan dan 15.69% adalah sampah plastik. Oleh sebab itu, Sobat SMP dapat mencoba mengurangi timbulan sampah dari aktivitas sehari-hari khususnya sampah makanan dan sampah plastik. Ketika mengambil makanan, pastikan makanan tersebut dapat dihabiskan sehingga tidak terbuang. Sobat SMP juga dapat menggunakan kantong belanja dari kain serta menggunakan wadah yang bisa digunakan berkali-kali.

Jadi, langkah apa saja yang sudah atau akan Sobat SMP lakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan? Jangan lupa juga untuk mengajak keluarga atau teman terdekat agar ikut melestarikan lingkungan, ya. Karena dengan melestarikan lingkungan, artinya kita turut menjaga masa depan bumi.

Referensi:

https://bsilhk.menlhk.go.id/index.php/2022/06/02/panduan-tema-dan-logo-hari-lingkungan-hidup-sedunia-2022/

https://disperkimta.bulelengkab.go.id/informasi/detail/artikel/cara-menjaga-dan-memelihara-lingkungan-alam-di-sekitar-kita-29

https://dlh.paserkab.go.id/detailpost/cara-menjaga-lingkungan-hidup

https://ditsmp.kemdikbud.go.id/menjaga-lingkungan-hidup-dengan-melakukan-enam-langkah-pelestarian/

https://www.kompas.com/skola/read/2020/10/28/170438669/pelestarian-lingkungan-hidup-definisi-dan-tujuan.

Soal:

1. Tulislah ringkasanmu dari artikel tersebut

2. Menurut pendapatmu apakah yang dimaksud dengan lingkungan hidup?

3. Tulislah langkah-langkah melestarikan lingkungan dena jelaskan serta berikan contoh yang sederhana!

(Buku adalah jendela ilmu, dan kuncinya adalah membaca, maka bacalah!)

Sejarah Bahasa Indonesia dari Bahasa Melayu Oleh : Reza Fandra Rahmawan, S.Pd

Sebelum resmi dijadikan bahasa pemersatu bangsa, bahasa Indonesia pertama kali ada berasal dari bahasa Melayu.
Hal tersebut dibuktikan melalui peninggalan zaman dulu berupa prasasti yang ditemukan di Kedukan Bukit, Palembang, pada 683 Masehi dan beberapa daerah lainnya termasuk Jambi.
Dalam prasasti tersebut tertulis huruf Pranagari atau bahasa Melayu kuno. Selain itu, bahasanya juga digunakan di era Kerajaan Sriwijaya sebagai bahasa kebudayaan.
Tak sampai di situ, perkembangan Bahasa Melayu merambah ke sejarah kerajaan Islam dengan dibuktikannya lewat batu nisan di Minye Tujuh, Aceh pada 1380 Masehi.
Kemudian ada juga Bahasa Melayu yang digunakan dalam karya susastra abad ke-16-17 seperti pada syair, hikayat, hingga sejarah lainnya.

Penyebaran Bahasa Melayu
Sejarah bahasa Indonesia yang diserap dari bahasa Melayu terus meluas pesat dan semakin kuat keberadaannya seiring perkembangan zaman.
Bahasa Melayu diklaim sebagai lingua franca atau basantara, yaitu bahasa penghubung yang menyatukan antarpulau, suku, golongan, kerajaan, sampai pedagang.
Popularitas Bahasa Melayu terus meluas ke wilayah Nusantara bersamaan dengan penyebaran agama Islam. Terutama di abad ke-17 saat Indonesia dikuasai kolonial Belanda.
Bahasa Melayu yang dipakai di Nusantara memiliki campuran dari budaya daerah serta menyerap kosakata berbagai bahasa lain. Di antaranya bahasa Sanskerta, Persia, Arab, sampai bahasa Eropa sehingga muncul sejumlah variasi atau dialek.
Rangkaian Peristiwa Sejarah di Indonesia Sejak Era Penjajahan

Bahasa Indonesia Disahkan saat Sumpah Pemuda
Sistem Bahasa Melayu yang sederhana, digunakan oleh banyak masyarakat antarwilayah, dan mudah dipahami ini, membuat rakyat pribumi mudah menerima bahasa Indonesia.
Tapi, proses penetapan bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia supaya diakui tidaklah mudah. Tokoh penggagas yang mengusulkan bahasa Indonesia adalah Moh. Yamin.
Ia mengusulkan bahwa pembentukan suatu bangsa penting memiliki bahasa persatuan. Pemikirannya itu ia sampaikan dalam Kongres Pemuda I pada 30 April-2 Mei 1926 di Batavia.
Saat itu, Yamin mengusulkan bahasa persatuan Indonesia adalah Bahasa Melayu. Dilanjut pada Kongres Pemuda II, 27-28 Oktober 1928, bahasa persatuan diperbarui.
Ketika kongres kedua berlangsung, Yamin mengatakan bahwa bahasa Melayu dinyatakan telah menjelma menjadi bahasa Indonesia. Sebagai sekretaris kongres pemuda, Yamin ikut andil dalam merumuskan putusan atau yang dikenal sebagai Sumpah Pemuda.
Kemudian di dalam isi teks Sumpah Pemuda pun ditegaskan bahwa bahasa persatuan Indonesia adalah bahasa Indonesia.
Salah satu bunyi teks Sumpah Pemuda sebagai berikut, “Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung tinggi bahasa persatuan, bahasa Indonesia.”
Itulah sejarah Bahasa Indonesia dari Bahasa Melayu yang resmi dijadikan bahasa persatuan bangsa dan digunakan sampai sekarang.

Sumber : www.cnnindonesia.com

5 Langkah Sehat Cegah Osteoporosis Sejak Usia Muda

Banyak yang mengira jika osteoporosis adalah penyakit lansia yang hanya menyerang usia tua. Padahal, penyakit yang menyebabkan pengeroposan tulang ini dapat dialami siapa saja, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Biasanya gejala osteoporosis berkembang secara bertahap, maka itu penting untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah pengeroposannya sejak usia muda. Berikut lima langkah sehat yang dapat dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari agar tulang tetap kuat:

1. Rutin berolahraga

Langkah utama dalam mencegah osteoporosis adalah rutin berolahraga. Aktif bergerak dan berolahraga mampu meningkatkan kepadatan dan kekuatan tulang, terutama jika dilakukan rutin sejak masa kanak-kanak dan remaja.

Anda dapat memilih olahraga favorit untuk dijadwalkan setiap harinya, seperti latihan beban dan ketahanan yang memiliki tujuan memperkuat otot dan tulang. Lakukan secara berkala agar menjadi bekal kesehatan tulang di masa depan, terutama saat kepadatan tulang mencapai puncak maksimalnya pada usia sekitar 30 tahun.

2. Cukupi kebutuhan kalsium

Kalsium memiliki peranan dalam memperkuat tulang, maka itu penting untuk mencukupi kebutuhan kalsium harian demi menunjang kesehatan tulang. Anda dapat mengonsumsi makanan kaya kalsium sehari-hari, seperti beragam produk olahan susu rendah lemak, sereal tinggi kalsium, produk olahan kedelai, kacang almond, dan sayuran hijau.

3. Konsumsi vitamin D

Vitamin D berperan penting dalam meningkatkan kemampuan tubuh dalam menyerap kalsium serta menjaga kadar fosfor dalam darah. Kalsium dan fosfor adalah dua faktor utama dalam menjaga kesehatan tulang, karenanya konsumsi vitamin D yang cukup dalam menunjang kekuatan tulang dan mencegah terjadinya pengeroposan.

Vitamin D bisa didapat dengan rutin berjemur di bawah sinar matahari selama kurang lebih 10-15 menit, dengan tetap menggunakan tabir surya. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi makanan dan minuman kaya vitamin D seperti telur, susu, sereal, salmon, tuna, dan sejenisnya. Jika dibutuhkan, Anda juga dapat mengonsumsi suplemen vitamin D sesuai anjuran dokter.

4. Hindari kebiasaan buruk

Menerapkan pola hidup sehat dengan tidak merokok dan mengonsumsi alkohol, serta mengurangi minuman bersoda merupakan salah satu awal pembentukan tulang sehat dan kuat. Hal ini dikarenakan kandungan alkohol dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam menyimpan kalsium, begitu juga dengan minuman bersoda yang mampu memicu pelepasan kalsium sehingga mengurangi kepadatan tulang.

5. Lakukan skrining secara berkala

Anda dapat melakukan tes kepadatan tulang atau bone mineral density test secara rutin untuk mengevaluasi kemungkinan terjadi osteoporosis. Tes ini akan mengukur jumlah kalsium dan mineral lain di dalam tulang, terutama tulang belakang, tulang panggul, dan tulang di pergelangan tangan Anda menggunakan teknologi sinar-X.

Praktikkan lima langkah sehat di atas untuk mendapatkan tulang kuat dan sehat terhindar dari osteoporosis. Lebih baik mencegah sejak dini untuk bergerak aktif di masa depan. Mari cegah osteoporosis mulai dari sekarang!

 

 

 

HAK ASASI HEWAN-HEWAN (HAHH …..)

Apa sih Hak Asasi Hewan? Hak asasi hewan adalah hak yang melekat pada kodrat yang dimiliki oleh hewan. Hewan memiliki kebebasan juga untuk hidup. Ide bahwa hak-hak dasar hewan non-manusia harus dianggap sederajat sebagaimana hak-hak dasar manusia. Beberapa pendapat mengungkapkan bahwa hewan memiliki hak untuk tidak dijadikan benda atau properti.
Ada orang yang tidak berperikehewanan melakukan hal yang tidak baik untuk hewan hanya menjadi kesenangan manusia yang tidak berakhlaq.
Hewan memiliki hak untuk dijaga dan dirawat. Ada sekelompok orang yang mengambil burung pemakan padi untuk dijadikan hewan pemeliharaan tetapi hewan tersebut disemprot dengan cat yang berbahan kimia. Cat tersebut mengenai seluruh tubuh dan mata. Sehingga membuat burung tersebut tidak dapat terbang dan bahkan mati. Selain itu kelomang atau keong kecil yang diambil dari cangkangnya dengan cara paksa. Kemudian kelomang disiapkan cangkang yang sudah diberikan warna dari bahan kimia. Kelomang akan menempati cangkang baru. Cangkang baru tersebut sangat berbahaya untuk kelomang karena berbahan kimia yang membuat kelomang tidak dapat bertahan hidup lebih lama.
Hewan juga makhluk hidup ciptaan Allah SWT yang sangat berperan penting untuk keseimbangan dalam kehidupan kita. Mengapa sebagai keseimbangan dalam kehidupang kita? Contohnya saja jika banyak ular yang diambil oleh pemburu untuk dijadikan makanan ataupun benda, maka akan timbul populasi tikus yang banyak karena tidak ada predatornya,sehingga banyak tikus yang memakan padi dan akan terjadi gagal panen.
Hal-hal yang perlu kita lakukan agar hewan juga mendapatkan haknya sebagai ciptaan Allah SWT maka kita harus menyayangi dengan penuh cinta, melindunginya, menjaganya, melaporkan orang-orang yag tidak bertanggung jawab terhadap hewan, dan lain-lain.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Hak_asasi_hewan